JAM TANGAN
Aku terus berdetik dengan jari kecil
ku
Berputar-putar melewati angka yang
biasa tuan sebut waktu
Entah kapan waktu ku habis tuan
Lebih buruk lagi mungkin aku
tergantikan
Aku selalu melingakar di tangan tuan,
kadang kanan kadang kiri
Tuan juga melihat ku sesekali
Aku senang saat tuan mengusap lembut
permukaan kaca ku
Apalagi saat tuan mengajak ku berlari
Tuan juga kadang resah saat aku
terkena air hujan
Aku sedih saat di lepas, serasa tidak
ada artinya
Dan jika pada masanya nanti aku tidak
lagi melingkari tangan tuan
Aku pasti merindukan setiap detik
bersama tuan
Setiap detik merasakan denyut nadi
tuan
Dan aku, tetaplah jam tangan tuan.
No comments:
Post a Comment